<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ufhamonoschope&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://ufhamonoschope.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Nov 2009 10:55:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ufhamonoschope.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ufhamonoschope&#039;s Blog</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ufhamonoschope.wordpress.com/osd.xml" title="Ufhamonoschope&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ufhamonoschope.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Manajemen Umum [ organisasi, wewenang delegasi dan Penyusunan personalia organisasi ]</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/19/manajemen-umum-organisasi-wewenang-delegasi-dan-penyusunan-personalia-organisasi/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/19/manajemen-umum-organisasi-wewenang-delegasi-dan-penyusunan-personalia-organisasi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Nov 2009 10:23:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas. hanya tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/19/manajemen-umum-organisasi-wewenang-delegasi-dan-penyusunan-personalia-organisasi/</guid>
		<description><![CDATA[ORGANISASI, KOORDINASI, WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI A. Pengantar Banyak bentuk organisasi di masyarakat, misalnya negara, partai politik, perkumpulan masyarakat, bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaitu keluarga dan lain sebagainya. Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perwakilan dagang, perkumpulan olah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=34&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ORGANISASI, KOORDINASI, WEWENANG DELEGASI DAN PENYUSUNAN PERSONALIA ORGANISASI</p>
<p>A. Pengantar<br />
Banyak bentuk organisasi di masyarakat, misalnya negara, partai politik, perkumpulan masyarakat, bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaitu keluarga dan lain sebagainya. Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perwakilan dagang, perkumpulan olah raga dan lain sebagainya, lainnya sebagai proses pengorganisasian pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan yang efektif.<br />
Dalam bab ini akan dibahas mengenai organisasi, wewenang delegasi, koordinasi dan tentang manajemen, serta penyusunan personalia.</p>
<p>B. Definisi Organisasi (Organization)<br />
Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstern. Dua aspek utama dalam organisasi yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses pengorganisasian.<br />
James D. Mooney mengatakan “Organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersana, “ sedang Chester I. Bernard memberikan pengertian organisasi yaitu suatu system aktivitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.<br />
Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan.<br />
Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut :<br />
1. Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.<br />
2. Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.<br />
Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu :<br />
1. Adanya tujuan bersama<br />
2. Adanya kerjasama dua orang atau lebih<br />
3. Adanya pembagian tugas<br />
4. Adanya kehendak untuk bekerja sama</p>
<p>C. Struktur Organisasi<br />
Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja.<br />
Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi yaitu :<br />
1. Strategi organisasi pencapaian tujuan.<br />
2. Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi.<br />
3. Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan.<br />
4. Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi.<br />
Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari :<br />
1. Spesialisasi kegiatan<br />
2. Koordinasi kegiatan<br />
3. Standarisasi kegiatan<br />
4. Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan<br />
5. Ukuran satuan kerja</p>
<p>D. Bentuk-bentuk Organisasi<br />
Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama.<br />
Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi, yaitu :</p>
<p>1. Pembagian kerja<br />
2. Rantai perintah<br />
3. Tipe pekerjaan yang dilaksanakan<br />
4. Pengelompokan segmen-segmen pekerjaan<br />
5. Tingkatan manajemen<br />
Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. Hodges dapat digambarkan sebagai berikut :<br />
1. Bentuk Piramidal<br />
2. Bentuk Vertikal<br />
3. Bentuk Horisontal<br />
4. Bentuk Melingkar</p>
<p>Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas :<br />
1. Organisasi Garis<br />
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.<br />
Kebaikannya :<br />
a. Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan.<br />
b. Garis komando berjalan secara tegas, karena pimpinan berhubungan langsung dengan bawahan.<br />
c. Proses pengambilan keputusan cepat.<br />
d. Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta yang rendah dapat segera diketahui, juga karyawan yang rajin dan malas.<br />
Rasa solidaritas tinggi.</p>
<p>Kelemahannya :<br />
a. Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja, apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan terancam kehancuran.<br />
b. Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis.<br />
c. Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.<br />
2. Organisasi Garis dan Staf<br />
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.<br />
Kebaikannya :<br />
a. Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil, serta apapun tujuan perusahaan.<br />
b. Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli.<br />
c. Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesiali-sasi.<br />
d. Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula.<br />
e. Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak orang yang diajak berkonsultasi, karena pimpinan masih dalam satu tangan.<br />
f. Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas yang terperinci.<br />
g. Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.<br />
Kelemahannya :<br />
a. Rasa solidaritas menjadi berkurang, karena karyawan menjadi tidak saling mengenal.<br />
b. Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari staf, karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri padahal kewenangannya berbeda.<br />
c. Kesatuan komando berkurang.</p>
<p>d. Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas.<br />
3. Organisasi Fungsional<br />
Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.<br />
Kebaikannya :<br />
a. Pembidangan tugas menjadi lebih jelas.<br />
b. Spesialisasi karyawan lebih efektif dan dikembangkan.<br />
c. Solidaritas kerja, semangat kerja karyawan tinggi.<br />
d. Koordinasi berjalan lancar dan tertib.<br />
Kelemahannya :<br />
a. Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja<br />
b. Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan.<br />
c. Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering timbul konflik.<br />
4. Organisasi Panitia<br />
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.<br />
Kebaikannya :<br />
a. Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci.<br />
b. Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil.<br />
c. Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team.<br />
Kelemahannya :<br />
a. Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat pelaksanaan tugas.<br />
b. Tanggung jawabnya tidak jelas, karena tanggung jawabnya sama.<br />
c. Kreatifitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan, karena faktor kreatifitas lebih dipentingkan.</p>
<p>E. Organisasi Formal dan Informal<br />
Ragam arti organisasi banyak sekali seperti organisasi statis, organisasi dinamis, organisasi formal, organisasi informal, organisasi tunggal, organisasi jamak, organisasi daerah, organisasi regional, organisasi negara, organisasi internasional dan lain sebagainya. Ada beberapa saja yang akan dibahas di sini, yaitu :<br />
Organisasi Statis :<br />
Yaitu gambaran skematis hubungan-hubungan kerjasama yang terdapat dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan.<br />
Organisasi Dinamis :<br />
Yaitu kegiatan yang berhubungan dengan usaha merencanakan skema organisasi, mengadakan departementasi dan menetapkan wewenang, tugas dan tanggung jawab.<br />
Organisasi Formal :<br />
Yaitu sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional.<br />
Organisasi Informal :<br />
Yaitu kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan yang disadari tapi akhirnya mempunyai tujuan bersama, dimana kedudukan dan fungsi-fungsi yang dilakukan tampak kabur.</p>
<p>F. Departementasi (Departementation)<br />
Efesiensi kerja tergantung kepada keberhasilan integrasi satuan-satuan yang bermacam-macam dalam organisasi. Proses penentuan cara bagaimana kegiatan dikelompokkan disebutkan departementasi. Macam bentuk departementasi yaitu :<br />
1. Departementasi Fungsional<br />
Mengelompokkan fungsi yang sama atau kegiatan sejenis untuk membentuk satuan organisasi. Ini merupakan bentuk organisasi yang paling umum dan bentuk dasar departementasi.<br />
Kebaikannya :<br />
a. Pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi-fungsi utama<br />
b. Menciptakan efisiensi melalui spesialisasi<br />
c. Memusatkan keahlian organisasi<br />
d. Memungkinkan pengawasan mana-jemen puncak terhadap fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi.<br />
Kelemahannya :<br />
a. Menciptakan konflik antar fungsi<br />
b. Adanya kemacetan pelaksanaan tugas<br />
c. Umpan balik yang lambat<br />
d. Memusatkan pada kepentingan tugasnya<br />
e. Para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inovatif.</p>
<p>2. Departemen Devisional<br />
Dengan membagi divisi-divisi atas dasar produk, wilayah, langganan, dan proses, dimana tiap divisi merancang, memproduksi dan memasarkan produknya sendiri.<br />
a. Struktur organisasi divisional atas dasar produk<br />
Setiap departementasi bertanggung jawab atas suatu produk yang berhubungan. Struktur ini dipakai bila teknologi pemrosesan dan metode pemasaran sangat berbeda.<br />
b. Struktur organisasi divisional atas dasar wilayah.<br />
Pengelompokkan kegiatan atas dasar tempat dimana operasi berlokasi atau menjalankan usahanya. Faktor yang menjadi pertimbangan adalah bahan baku, tenaga kerja, pemasaran, transportasi dan lain sebagainya.<br />
c. Struktur organisasi divisional atas dasar langganan<br />
Pengelompokkan kegiatan yang dipusatkan pada penggunaan produk, terutama dalam kegiatan pengelompokkan penjualan, pelayanan.</p>
<p>G. Koordinasi (Coordination)<br />
Untuk melihat kemampuan seorang manajer dalam memimpin dan melakukan koordinasi dilihat dari besar kecilnya jumlah bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya, yang dikenal sebagai rentang manajemen. Koordinasi didefinisikan sebagai proses penyatuan tujuan-tujuan perusahaan dan kegiatan pada tingkat satu satuan yang terpisah dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan terlebih dahulu. Koordinasi dibutuhkan sekali oleh para karyawannya, sebab tanpa ini setiap karyawan tidak mempunyai pegangan mana yang harus diikuti, yang akhirnya akan merugikan organisasi itu sendiri.<br />
1. Pedoman Koordinasi :<br />
a. Koordinasi harus terpusat, sehingga ada unsur pengendalian guna menghindari tiap bagian bergerak sendiri-sendiri yang merupakan kodrat yang telah ada dalam setiap bagian, ingat bahwa organisasi merupakan kumpulan dari orang-orang yang punya kebutuhan dan keinginan berbeda.<br />
b. Koordinasi harus terpadu, keterpaduan pekerjaan menunjukkan keadaan yang saling mengisi dan memberi.<br />
c. Koordinasi harus berkesinambungan, yaitu rangkaian kegiatan yang saling menyambung, selalu terjadi, selalu diusahakan dan selalu ditegaskan adanya keterkaitan dengan kegiatan sebelumnya.<br />
d. Koordinasi harus menggunakan pendekatan multi instansional, dengan ujud saling memberikan informasi yang relevan untuk menghindarkan saling tumpang tindih tugas yang satu dengan tugas yang lain.<br />
2. Kebaikan dan Habatan Koordinasi yang Efektif<br />
Kebaikan :<br />
a. Beban tiap bagian tidak terlalu berat, karena adanya keseimbangan antar bagian.<br />
b. Tiap bagian akan memperoleh infor-masi yang jelas dalam partisipasi pencapaian tujuan dan tahu peranan-nya masing-masing sehingga dapat memberikan saran dan komentar ter-hadap kemungkinan ketidak serasian antar bagian.<br />
c. Skedul kerja saling terkait sehingga menjamin penyelesaian pekerjaan tepat pada waktunya.<br />
Kelemahan :<br />
a. Perbedaan tiap bagian dalam orientasi pencapaian tujuan.<br />
b. Perbedaan dalam orientasi waktu<br />
c. Perbedaan orientasi antar pribadi<br />
d. Perbedaan dalam formalitas struktur<br />
3. Pendekatan Untuk Mencapai Koordinasi yang Efektif<br />
a. Menggunakan pendekatan teknik-teknik dasar manajemen yang berupa hirarki manajerial, rencana dan tujuan sebagai dasar bertindak.<br />
b. Meningkatkan koordinasi potensial bila tiap bagian saling tergantung satu dengan lainnya serta lebih luas dalam ukuran dan fungsi. Koordinasi ini dapat ditingkatkan dengan melalui dua cara, yaitu :<br />
1) Sistem informasi vertikal, penyaluran data-data melalui tingkatan-tingkatan organisasi. Komunikasi ini bisa di dalam atau di luar lantai perintah.<br />
2) Hubungan lateral (horizontal), dengan membiarkan informasi dipertukarkan dan keputusan dibuat pada tingkat dimana informasi diperlukan. Ada beberapa hubungan lateral :<br />
- Hubungan langsung<br />
- Hubungan kelompok langsung<br />
- Hubungan silang</p>
<p>H. Rentang Manajemen (Span of Control)<br />
Prinsip rentang manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara efektif oleh seorang manajer. Pengertian rentang manajemen dapat bermacam-macam ada yang mengatakan span of control, span of authority, span of attention atau span of supervition.<br />
Berapa sebenarnya bawahan seorang manajer agar manajer dapat melaksanakan tugasnya dengan efektif dan efisien. Disini belum ada ketentuan yang pasti berapa seharusnya bawahan yang ada dalam tanggung jawabnya. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik, demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik. Ada dua alasan mengapa penentuan rentang yang baik dan tepat. Pertama rentang manejemen mempengaruhi penggunaan efisiensi dari manajer dan pelaksanaan kerja efektif dan bawahan mereka. Kedua, adanya hubungan antara rentang manajemen dengan struktur organisasi, dimana semakin sempit tentang manajemen struktur organisasi akan berbentuk “tall” sedang rentang manajemen yang melebar akan membentuk struktur organisasi “flat” yang berarti tingaktan manajemen semakin sedikit.</p>
<p>I. Wewenang ( Authority )<br />
Wewenang merupakan syaraf yang berfungsi sebagai penggerak dari pada kegiatan-kegiatan. Wewenang yang bersifat informal, untuk mendapatkan kerjasama yang baik dengan bawahan. Disamping itu wewenang juga tergantung pada kemampuan ilmu pengetahuan, pengalaman dan kepemimpinan. Wewenang berfungsi untuk menjalankan kegiatan-kegiatan yang ada dalam organisasi.<br />
Wewenang dapat diartikan sebagai hak untuk memerintah orang lain untuk melalukan atau tidak melakukan sesuatu agar tujuan dapat tercapai T. Hani Handoko membagi wewenang dalam dua sumber, yaitu teori formal ( pandangan klasik ) dan teori penerimaan. Wewenang formal merupakan wewenang pemberian atau pelimpahan dari orang lain. Wewenang ini berasal dari tingkat masyarakat yang sangat tinggi dan secara hukum diturunkan dari tingkat ke tingkat. Berdasarkan teori penerimaan ( acceptance theory of authority ) wewenang timbul hanya bila hal diterima oleh kelompok atau individu kepada siapa wewenang tersebut dijalankan dan ini tidak tergantung pada penerima ( reciver ).<br />
Chester Bamard mengatakan bahwa seseorang bersedia menerima komunikasi yang bersifat kewenangan bila memenuhi :<br />
1. Memahami kominikasi tersebut<br />
2. Tidak menyimpang dari tujuan organisasi<br />
3. tidak bertentangan dengan kepentingan pribadi<br />
4. mampu secara mental dan phisik untuk mengikutinya.<br />
Agar wewenang yang dimiliki oleh seseorang dapat di taati oleh bawahan maka diperlukan adannya.<br />
1. Kekuasaan ( power ) yaitu kemampuan untuk melakukan hak tersebut, dengan cara mempengaruhi individu, kelompok, keputusan. Menurut jenisnya kekuasaan dibagi menjadi dua yaitu :<br />
a. Kekuasaan posisi ( position power ) yang didapat dari wewenang formal, besarnya ini tergantung pada besarnya pendelegasian orang yang menduduki posisi tersebut.<br />
b. Kekuasaan pribadi ( personal power ) berasal dari para pengikut dan didasarkan pada seberapa besar para pengikut mengagumi, respek dan merasa terikat pada pimpinan.<br />
Menurut sumbernya wewenang dibagi menjadi :<br />
1. Kekuasaan balas jasa ( reward power ) berupa uang, suaka, perkembangan karier dan sebagainya yang diberikan untuk melaksanakan perintah atau persyaratan lainnya.<br />
2. Kekuasaan paksaan ( Coercive power ) berasal dari apa yang dirasakan oleh seseorang bahwa hukuman ( dipecat, ditegur, dan sebagainya ) akan diterima bila tidak melakukan perintah,<br />
3. Kekuasaan sah ( legitimate power ) Berkembang dari nilai-nilai intern karena seseorang tersebut telah diangkat sebagai pemimpinnya.<br />
4. Kekuasaan pengendalian informasi ( control of information power ) berasal dari pengetahuan yang tidak dipercaya orang lain, ini dilakukan dengan pemberian atau penahanan informasi yang dibutuhkan.<br />
5. Kekuasaan panutan ( referent power ) didasarkan atas identifikasi orang dengan pimpinan dan menjadikannya sebagai panutan.<br />
6. Kekuasaan ahli ( expert power ) yaitu keahlian atau ilmu pengetahuan seseorang dalam bidangnya.<br />
2. Tanggung jawab dan akuntabilitas tanggung jawab ( responsibility yaitu kewajiban untuk melakukan sesuatu yang timbul bila seorang bawahan menerima wewenang dari atasannya. Akuntability yaitu permintaan pertanggung jawaban atas pemenuhan tanggung jawab yang dilimpahkan kepadanya. Yang penting untuk diperhatikan bahwa wewenang yang diberikan harus sama dengan besarnya tanggung jawab yang akan diberikan dan diberikan kebebasan dalam menentukan keputusan-keputusan yang akan diambil.<br />
3. Pengaruh ( influence ) yaitu transaksi dimana seseorang dibujuk oleh orang lain untuk melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan harapan orang yang mempengaruhi. Pengaruh dapat timbul karena status jabatan, kekuasaan dan menghukum, pemilikan informasi lengkap juga penguasaan saluran komunikasi yang lebih baik.</p>
<p>J. Lini Dan Staf<br />
Staf tugasnya memberi layanan dan nasehat kepada manajer dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Staf di dalam melaksanakan fungsinya tidak secara langsung terlibat dalam kegiatan utama perusahaan atau organisasi.<br />
Tugas yang dilakukan oleh ini merupakan tugas-tugas pokok dari suatu organisasi atau perusahaan. Dalam pengetatan yang harus dibuat oleh organisasi dalam saat yang kritis ditentukan oleh pilihan terhadap departemen lini atau staff ini tergantung dari situasi yang dihadapi.<br />
Kualifikasi yang harus dipenuhi oleh orang yang duduk sebagai taf yaitu dengan menganalisa melalui metode kuisioner, metode observasi, metode wawancara atau dengan menggabungkan ketiganya. Baishline mengajukan enam pokok kualifikasi yang harus dipengaruhi oleh seorang staf yaitu :<br />
1. Pengetahuan yang luas tempat diamana dia bekerja<br />
2. Punya sifat kesetiaan tenaga yang besar, kesehatan yang baik, inisiatif, pertimbangan yang baik dan kepandaian yang ramah.<br />
3. Punya semangat kerja sama yang ramah<br />
4. Kestabilan emosi dan tingkat laku yang sopan.<br />
5. Kesederhanaan<br />
6. Kemauan baik dan optimis<br />
Kualifikasi utama yaitu memiliki keahlian pada bidangnya dan punya loyalitas yang tinggi. Konsekkuensi organisasi yang menggunakan staf yaitu menambah biaya administrasi struktur orgasisasi menjadi komplek dan kekuasaan, tanggung jawab serta akuntabilitas.<br />
Wewenang lini ( Lini Authority )<br />
Yaitu atasan langsung memberi wewenang kepada bawahannya, wujudnya dalam wewenang perintah dan tercermin sebagai rantai perintah yang diturunkan ke bawahan melalui tingkatan organisasi.</p>
<p>Wewenang Staf ( Staff authority )<br />
Yaitu hak para staf atau spesialis untuk menyarankan, memberi rekomendasi konsultasi pada personalia lini.<br />
Hal yang perlu diperintahkan dalam mendelegasikan suatu kegiatan kepada orang yang ditunjuk yaitu:<br />
1. Menetapkan dan memberikan tujuan serta kegiatan yang akan dilakukan<br />
2. Melimpahkan sebagian wewenangnya kepada orang yang di tunjuk<br />
3. Orang yang ditunjuk mempunyai kewajiban dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan agar tercapainya tujuan.<br />
4. Menerima hasil pertanggung jawaban bawahan atas kegiatan yang dilimpahkan.</p>
<p>K. Sentralisasi Dan Desentralisasi<br />
Sentralisasi berarti ada pemutusan dalam pendelegasian wewenang pada tingkat atas, sedangkan desentralisasi berhubungan dengan sampai dimana manajer melimpahkan wewenangnya kepada bawahan, apakah hanya sampai kepala bagian, kepala devisi atau kepala cabang dan lain sebagainya.<br />
Ternyata dengan desentralisasi tugas dan wewenang semua kegiatan dimonitor secara cepat dan tepat. Ada faktor yang mempengaruhi derajat desentralisasi yaitu :<br />
1. Filsafat manajemen<br />
2. Ukuran dan tingkat pertumbuhan organisasi<br />
3. Startegi dan lingkungan organisasi<br />
4. Penyebaran geografis organisasi<br />
5. Tersedianya peralatan pengawasan yang efektif<br />
6. Keanekaragaman produk dan jasa<br />
7. Karakteristik organisasi lainnya.<br />
8. Kualitas manajer</p>
<p>L. Penyusunan Personalia ( Staffing )<br />
Proses Penyusunan Personalia<br />
Fungsi ini dilaksanakan dalam dua tipe lingkungan, yaitu lingkungan eksternal yaitu semua faktor diluar organisasi yang secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi organisasi dan lingkungan internal yaitu semua factor di dalam organisasi.<br />
Proses penyusunan personalia terdiri atas :<br />
1. Perencanaan sumber daya manusia<br />
2. Penarikan tenaga kerja<br />
3. Penyeleksian tenaga kerja<br />
4. Pengenalan dan orientasi organisasi<br />
5. Latihan dan pengembangan karyawan<br />
6. Penilaian pelaksanaan kerja karyawan<br />
7. Pemberian balas jasa dan penghargaan<br />
8. Perencanaan dan pengembangan karier.</p>
<p>dikutip dari: http://www.anakciremai.com/2008/05/makalah-manajemen-tentang-organisasi.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/34/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/34/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=34&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/19/manajemen-umum-organisasi-wewenang-delegasi-dan-penyusunan-personalia-organisasi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Fotografi</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tentang-fotografi/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tentang-fotografi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 11:51:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas. hanya tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[it was interesting me&#8230;..           Kata photography berasal dari kata photo yang berarti cahaya dan graph yang berarti gambar. Jadi photography bisa diartikan menggambar/melukis dengan cahaya. Jenis-jenis kamera a) Kamera film, sekarang juga disebut dengan kamera analog oleh beberapa orang. Format film Sebelum kita melangkah ke jenis-jenis kamera film ada baiknya kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=29&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>it was interesting me&#8230;..</p>
<p>          Kata photography berasal dari kata photo yang berarti cahaya dan graph yang berarti gambar. Jadi photography bisa diartikan menggambar/melukis dengan cahaya.</p>
<p><strong>Jenis-jenis kamera<br />
<img src="http://www.ilmugrafis.net/artikel/camera.jpg" alt="" /><br />
a) Kamera film</strong>, sekarang juga disebut dengan kamera analog oleh beberapa orang.</p>
<p><strong>Format film<br />
</strong>Sebelum kita melangkah ke jenis-jenis kamera film ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu berbagai macam format/ukuran film.<br />
1. <strong>APS</strong>, Advanced Photography System. Format kecil dengan ukuran film 16x24mm, dikemas dalam cartridge. Meski format ini tergolong baru, namun tidak populer. Toko yang menjual film jenis ini susah dicari di Indonesia<br />
2. <strong>Format 135</strong>. Dikenal juga dengan <strong>film 35mm</strong>. Mempunyai ukuran 24x36mm, dikemas dalam bentuk cartridge berisi 20 atau 36 frame. Format ini adalah format yang paling populer, banyak kita temui di sekitar kita<br />
3. Medium format<br />
4. Large format</p>
<p><strong>Jenis Film</strong><br />
1. Film B/W, film negatif hitam putih<br />
2. Film negatif warna. Paling populer, sering kita pakai<br />
3. Film positif, biasa juga disebut <em>slide</em>. Lebih mahal dan rawan <em>overexposure.</em> Meski demikian warna-warna yang dihasilkan lebih bagus karena dapat menangkap rentang kontras yang lebih luas</p>
<p><strong>Jenis-jenis kamera Film </strong><br />
1. <strong>Pocket/compact</strong>. Kamera saku. Populer bagi orang awam, sederhana dan mudah dioperasikan. Menggunakan film format 35mm<br />
2. <strong>Rangefinder</strong>. Kamera pencari jarak. Kecil, sekilas mirip dengan kamera saku. Bedanya, kamera ini mempunyai mekanisme fokusing (karenanya disebut rangefinder). Umumnya menggunakan film format 35mm<br />
3. <strong>SLR, Single Lens Reflex</strong>. Kamera refleks lensa tunggal. Populer di kalangan profesional, amatir dan hobiis. Umumnya mempunyai lensa yang dapat diganti. Menggunakan film format 35mm. Disebut juga <strong>kamera sistem<br />
</strong>4. <strong>TLR, Twin Lens Reflex</strong>. Kamera refleks lensa ganda. Biasanya menggunakan format medium<br />
5. <strong>Viewfinder</strong>. Biasanya menggunakan format medium</p>
<p>Kamera manual dan kamera otomatis. Kamera-kamera SLR terbaru umumnya sudah dilengkapi sistem autofokus dan autoexposure namun masih dapat dioperasikan secara manual.</p>
<p><strong>b ) Kamera digital</strong><br />
Menggunakan sensor digital sebagai pengganti film<br />
1. <strong>Consumer</strong>. Kamera saku, murah, mudah pemakaiannya. Lensa tak dapat diganti. Sebagian besar hanya punya mode full-otomatis. <em>Just point and shoot</em>. Beberapa, seperti Canon seri A, memiliki mode manual.<br />
2.<strong> Prosumer</strong>. Kamera <em>SLR-like</em>, harga menengah. Lensa tak dapat diganti. Shooting Mode manual dan auto<br />
3. <strong>DSLR</strong>. Digital SLR</p>
<p><strong> Lensa Kamera </strong><br />
<img src="http://www.ilmugrafis.net/artikel/camera.jpg" alt="" /><br />
mata dari kamera, secara umum menentukan kualitas foto yang dihasilkan lensa memiliki 2 <em>properties</em> penting yaitu panjang fokal dan aperture maksimum.</p>
<p><strong>Field of View (FOV)</strong><br />
tiap lensa memiliki FOV yang lebarnya tergantung dari panjang fokalnya dan luas film/sensor yang digunakan.</p>
<p><strong>Field of View Crop</strong><br />
sering disebut secara salah kaprah dengan <em>focal length multiplier</em>. Hampir semua kamera digital memiliki ukuran sensor yang lebih kecil daripada film 35mm, maka pada <em>field of view</em> kamera digital lebih kecil dari pada kamera 35mm. Misal lensa 50 mm pada Nikon D70 memiliki FOV yang sama dengan lensa 75mm pada kamera film 35mm (<em>FOV crop factor 1.5x</em>)</p>
<p><strong>Jenis-jenis Lensa </strong><br />
<strong>a. berdasarkan prime-vario</strong><br />
1. <strong>Fixed focal/Prime</strong>, memiliki panjang fokal tetap, misal Fujinon 35mm F/3.5 memiliki panjang fokal 35 mm. Lensa prime kurang fleksibel, namun kualitasnya lebih tinggi daripada lensa zoom pada harga yang sama<br />
2.<strong> Zoom/Vario</strong>, memiliki panjang fokal yang dapat diubah, misal Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 memiliki panjang fokal yang dapat diubah dari 18 mm sampai 55 mm. Fleksibel karena panjang fokalnya yang dapat diatur</p>
<p><strong>b. berdasarkan panjang focal</strong><br />
1. <strong>Wide</strong>, lensa dengan FOV lebar, panjang fokal 35 mm atau kurang. Biasanya digunakan untuk memotret pemandangan dan gedung<br />
2. <strong>Normal</strong>, panjang fokal sekitar 50 mm. Lensa serbaguna, cepat dan harganya murah<br />
3. <strong>Tele</strong>, lensa dengan FOV sempit, panjang fokal 70mm atau lebih. Untuk memotret dari jarak jauh</p>
<p><strong>c. berdasarkan aperture maksimumnya</strong><br />
1. Cepat, memiliki aperture maksimum yang lebar<br />
2. Lambat, memiliki aperture maksimum sempit</p>
<p><strong>d. lensa-lensa khusus</strong><br />
1. Lensa Makro, digunakan untuk memotret dari jarak dekat<br />
2. Lensa Tilt and Shift, bisa dibengkokan</p>
<p>Ketentuan lensa lebar/tele (berdasarkan panjang focal) di atas berlaku untuk kamera film 35mm. Lensa Nikkor 50 mm menjadi lensa normal pada kamera film 35mm, tapi menjadi lensa tele jika digunakan pada kamera digital Nikon D70. Pada Nikon D70 FOV Nikkor 50 mm setara dengan FOV lensa 75 mm pada kamera film 35mm</p>
<p><strong>Peralatan bantu lain<br />
</strong> <strong> &#8211; Tripod</strong> , diperlukan untuk pemotretan dengan kecepatan lambat. Pada kecepatan lambat, menghindari goyangan kamera jika dipegang dengan tangan (handheld). Secara umum kecepatan minimal handhel adalah 1/focal.<br />
Membawa tripod saat hunting bisa merepotkan. Untuk keperluan hunting biasanya tripod yang dibawa adalah tripod yang ringan dan kecil.<br />
<strong> &#8211; Monopod</strong> , mirip tripod, kaki satu. Lebih mudah dibawa. Hanya dapat menghilangkan goyangan vertikal saja.<br />
<em> &#8211; </em><strong>Flash/blitz/lampu kilat</strong> , untuk menerangai obyek dalam kondisi gelap<br />
- <strong> Filter</strong> , untuk menyaring cahaya yang masuk. Ada banyak jenisnya :<br />
<strong>UV</strong>, menyaring cahaya UV agar tidak terjadi hazy pada foto2 landscape, sering digunakan untuk melindungi lensa dari debu.<br />
<strong>PL/CPL (Polarizer/Circular Polarizar)</strong> untuk mengurangi bayangan pada permukaan non logam. Bisa juga untuk menambah kontras langit</p>
<p><strong> Exposure<br />
<img src="http://www.ilmugrafis.net/artikel/camera.jpg" alt="" /><br />
</strong> jumlah cahaya yang masuk ke kamera, tergantung dari aperture dan kecepatan.<br />
- <strong> Aperture/diafragma </strong>. Makin besar aperture makin banyak cahaya yang masuk. Aperture dinyatakan dengan angka angka antara lain sebagai berikut: f/1,4 f/2 f/3,5 f/5.6 f/8. semakin besar angkanya (<em>f number</em>), aperture makin kecil aperturenya<br />
- <strong> Shutter speed/kecepatan rana</strong> . Makin cepat, makin sedikit cahaya yang masuk<br />
- <strong> ISO</strong> , menyatakan sensitivitas sensor/film. Makin tinggi ISOnya maka jumlah cahaya yang dibutuhkan makin sedikit. Film ISO 100 memerlukan jumlah cahaya 2 kali film ISO 200<br />
Contoh: kombinasi diafragma f/5.6 kec. 1/500 pada ISO 100 setara dengan diafragma f/8 kec 1/500 atau f/5.6 kec. 1/1000 pada ISO 200.</p>
<p><strong>Exposure meter</strong> , pengukur cahaya. Hampir tiap kamera modern memiliki pengukur cahaya internal. Selain itu juga tersedia pengukur cahaya eksternal</p>
<p><strong>Exposure metering</strong> ( sering disingkat dengan <em>metering </em>)<br />
adalah metode pengukuran cahaya<br />
1. <strong> Average metering</strong> , mengukur cahaya rata-rata seluruh frame<br />
2. <strong> Center-weighted average metering</strong> , mengukur cahaya rata-rata dengan titik berat bagian tengah<br />
3. <strong> Matrix/Evaluative metering </strong>, Mengukur cahaya di berbagai bagian dari frame, untuk kemudian dikalkulasi dengan metode-metode otomatis tertentu<br />
4. <strong> Spot metering </strong>, mengukur cahaya hanya pada bagian kecil di tengah frame saja</p>
<p><strong>Exposure compensation, 18% grey</strong> . Exposure meter selalu mengukur cahaya dan menhasilkan pengukuran sehingga terang foto yang dihasilkan berkisar pada <em>18% grey</em>. Jadi kalau kita membidik sebidang kain putih dan menggunakan seting exposure sebagaimana yang ditunjukan oleh meter, maka kain putih tersebut akan menjadi abu-abu dalam foto. Untuk mengatasi hal tersebut kita harus melakukan <em>exposure compensation</em>. Exposure kita tambah sehingga kain menjadi putih.</p>
<p><strong>Under exposured</strong> = foto terlalu gelap karena kurang exposure<br />
<strong>Over exposured</strong> = foto terlalu terang karena kelebihan exposure</p>
<p><strong>Istilah stop</strong><br />
Naik 1 stop, artinya exposure dinaikkan menjadi 2 kali.<br />
Naik 2 stop, artinya exposure dinaikkan menjadi 4 kali.<br />
Turun 1 stop exposure diturunkan menjadi 1/2 kali.<br />
Turun 2 stop exposure diturunkan menjadi 1/4 kali.</p>
<p>Kenaikan 1 stop pada aperture sebagai berikut: f/22; f/16; f/11; f/8; f/5,6; f/4; f/2,8; f/2.<br />
Beda f number tiap stop adalah 0,7 kali (1/ akar2).</p>
<p>Kenaikan 1 stop pada kec. Rana sebagai berikut: 1/2000; 1/1000; 1/500; 1/250; 1/125; 1/60; 1/30; 1/15; 1/8; 1/4; 1/2; 1.<br />
Beda speed tiap stop adalah 2 kali</p>
<p><strong> DOF</strong> , <em>Depth of Field</em>, kedalaman medan. DOF adalah daerah tajam di sekitar fokus.<br />
Kedalaman medan dipengaruhi oleh besar aperture, panjang fokal, dan jarak ke obyek.<br />
1. Aperture, semakin besar aperture (f number makin kecil) maka DOF akan makin dangkal/sempit<br />
2. Panjang fokal (riil), semakin panjang fokal, DOF makin dangkal/sempit<br />
3. Jarak ke obyek, semakin dekat jarak ke obyek maka DOF makin dangkal/sempit</p>
<p><strong>Pemilihan DOF </strong><br />
<strong>- Jika DOF sempit</strong>, FG dan BG akan blur. DOF sempit digunakan jika kita ingin mengisolasi/menonjolkan obyek dari lingkungan sekitarnya misalnya pada foto-foto portrait atau foto bunga.<br />
- <strong>Jika DOF lebar</strong>, FG dan BG tampak lebih tajam. DOF lebar digunakan jika kita menginginkan hampir seluruh bagian pada foto nampak tajam, seperti pada foto landscape atau foto jurnalistik.</p>
<p><strong>Shooting mode</strong><br />
<em> Mode auto</em> , mode point and shoot, tinggal bidik dan jepret<br />
1. Full auto, kamera yang menentukan semua parameter<br />
2. Portrait, kamera menggunakan aperture terbesar untuk menyempitkan DOF<br />
3. Landscape, kamera menggunakan aperture terkecil<br />
4. Nightscene, menggunakan kecepatan lambat dan flash untuk menangkap obyek dan BG sekaligus<br />
5. Fast shuter speed<br />
6. Slow shutter speed<br />
<strong><br />
Creative zone </strong><br />
1. <strong>P, program AE</strong>. Mirip dengan mode auto dengan kontrol lebih. Dengan mode ini kita bisa mengontrol exposure compensation, ISO, metering mode, Auto/manual fokus, white balance, flash on/off, dan continues shooting.<br />
2. <strong>Tv, shutter speed priority AE</strong>. Kita menetukan speed, kamera akan menghitung aperture yang tepat<br />
3. <strong>Av, aperture priority AE</strong>. Kita menentukan aperture, kamera mengatur speed<br />
4. <strong>M, manual exposure</strong>. Kita yang menentukan aperture dan speed secara manual</p>
<p><strong> Komposisi dan Angle</strong><br />
<strong>Komposisi</strong> adalah penempatan obyek dalam frame foto<br />
<strong>Angle</strong> adalah sudut pemotretan, dari bawah, atas, atau sejajar<br />
Komposisi dan angle lebih menyangkut ke seni dari fotografi. Faktor selera fotografer sangat besar pengaruhnya.</p>
<p>pak&#8230;. beliin ufha kamera kayak gitu&#8230;.<a href="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/11/images.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-30" title="images" src="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/11/images.jpeg?w=510" alt=""   /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=29&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tentang-fotografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ilmugrafis.net/artikel/camera.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ilmugrafis.net/artikel/camera.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://www.ilmugrafis.net/artikel/camera.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/11/images.jpeg" medium="image">
			<media:title type="html">images</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lingkungan Eksternal Perusahaan</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/lingkungan-eksternal-perusahaan/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/lingkungan-eksternal-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 11:00:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas. hanya tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[MANAJEMEN DAN LINGKUNGAN EKSTERNAL A. Pengantar Dalam pembahasan manajemen tidak lepas pada masalah lingkungan yang dihadapi oleh seorang manajer. Perbedaan dan kondisi lingkungan akan berpengaruh terhadap konsep dan teknik serta keputusan yang akan diambil. Sebagai seorang manajer tidak harus hanya memperhatikan lingkungan usahanya atau intern saja, tapi juga harus bisa mengantisipasi lingkungan di luar perusahaan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=25&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MANAJEMEN DAN LINGKUNGAN EKSTERNAL</p>
<p>A. Pengantar<br />
Dalam pembahasan manajemen tidak lepas pada masalah lingkungan yang dihadapi oleh seorang manajer. Perbedaan dan kondisi lingkungan akan berpengaruh terhadap konsep dan teknik serta keputusan yang akan diambil. Sebagai seorang manajer tidak harus hanya memperhatikan lingkungan usahanya atau intern saja, tapi juga harus bisa mengantisipasi lingkungan di luar perusahaan atau ekstern. Untuk mencapai tujuan organisasi tidak lepas dari lingkungan ekstern yang terjadi, apalagi bagi organisasi atau perusahaan yang menghasilkan barang-barang yang dibutuhkan oleh konsumen. Oleh karena itu manajer harus memperhatikan dan mempertimbangkan unsur-unsur serta kekuatan-kekuatan lingkungan ekstern dalam setiap kegiatan manajemen. Bagaimana reaksi seorang manajer bila ada perubahan lingkungan ekstern?</p>
<p>B. Faktor Lingkungan Eksternal<br />
Lingkungan ekstern atau eksternal terdiri atas unsur-unsur yang berada di luar organisasi, dimana unsur-unsur ini tidak dapat dikendalikan dan diketahui terlebih dahulu oleh manajer, disamping itu juga akan mempengaruhi manajer di dalam pengambilan keputusan yang akan dibuat. Unsur-unsur lingkungan eksternal organisasi contohnya yaitu perubahan perekonomian, peraturan pemerintah, perilaku konsumen atau masyarakat, perkembangan teknologi, politik dan lain sebagainya.<br />
Lingkungan eksternal dibagi menjadi dua yaitu lingkungan mikro dan lingkungan makro. 1. Lingkungan eksternal mikro yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh langsung terhadap kegiatan manajemen. Lingkungan eksternal makro yaitu lingkungan yang mempunyai pengaruh tidak langsung.</p>
<p>C. Organisasi Dan Lingkungan<br />
Setiap manajer dipengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan eksternal dalam pengambilan keputusan. Keputusan yang diambil tergantung pada bentuk dan tujuan yang akan dicapai oleh organisasi, disamping itu keputusan juga dipengaruhi oleh dimana seorang manajer duduk dalam posisinya.<br />
Manajer dan organisasi memberikan tanggapan terhadap lingkungan eksternal, baik melalui pengaruh lingkungan yang bersifat mikro, prediksi maupun lingkungan yang bersifat makro, disamping itu juga bisa melalui perencanaan, perancangan organisasi dan lingkungan itu sendiri.</p>
<div>D. Tanggung Jawab Soal Manajer<br />
Perubahan konsep manajerial dipengaruhi oleh faktor intern dan ekstern. Seorang manajer mempunyai tanggung jawab social atas keputusan-keputusan yang diambil, mengapa dikatakan demikian karena mempengaruhi dalam pencapaian tujuan organisasi baik dalam jangka panjang maupun dalam jangka panjang, disamping itu juga menyangkut hajat hidup orang banyak yang kesemuanya menggantungkan dirinya kepada organisasi tersebut (ini kalau dilihat dari segi dimana seseorang bekerja). Atas dasar ini maka seorang manajer dituntut untuk dapat mengimplementasikan etika berusaha (the ethics of manager). Ada lima faktor yang mempengaruhi keputusan manajer dalam etika berusaha ini, yaitu hukum; peraturan-peraturan pemerintah termasuk di dalamnya undang-undang yang dikeluarkan oleh pemerintah; kode etik industri dan perusahaan tekanan-tekanan sosial; tegangan antar standar perorangan dan kebutuhan organisasi.</div>
<div>dikutip dari: http://www.anakciremai.com/2008/05/makalah-manajemen-tentang-manajemen-dan.html</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/25/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/25/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=25&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/lingkungan-eksternal-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tanggung Jawab Sosial Manajer ( Perusahaan )</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tanggung-jawab-sosial-manajer-perusahaan/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tanggung-jawab-sosial-manajer-perusahaan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 18 Nov 2009 10:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[tugas. hanya tugas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tanggung-jawab-sosial-manajer-perusahaan/</guid>
		<description><![CDATA[       Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya. Strategi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pro Kontra mengenai Tanggung Jawab Sosial [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=24&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>       Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility adalah bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan eksternal perusahaan melalui berbagai kegiatan yang dilakukan dalam rangka penjagaan lingkungan, norma masyarakat, partisipasi pembangunan, serta berbagai bentuk tanggung jawab sosial lainnya. Strategi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Pro Kontra mengenai Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Strategi Pengelolaan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Strategi Reaktif Kegiatan bisnis yang melakukan strategi reaktif dalam tanggung jawab sosial cenderung menolak atau menghindarkan diri dari tanggung jawab sosial  Strategi Defensif Strategi defensif dalam tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh perusahaan terkait dengan penggunaan pendekatan legal atau jalur hukum untuk menghindarkan diri atau menolak tanggung jawab sosial .  Strategi Akomodatif Strategi Akomidatif merupakan tanggung jawab sosial yang dijalankan perusahaan dikarenakan adanya tuntutan dari masyarakat dan lingkungan sekitar akan hal tersebut  Strategi Proaktif Perusahaan memandang bahwa tanggung jawab sosial adalah bagian dari tanggung jawab untuk memuaskan stakeholders. Jika stakeholders terpuaskan, maka citra positif terhadap perusahaan akan terbangun. Manfaat Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Manfaat bagi Perusahaan Citra Positif Perusahaan di mata masyarakat dan pemerintah  Manfaat bagi Masyarakat Selain kepentingan masyarakat terakomodasi, hubungan masyarakat dengan perusahaan akan lebih erat dalam situasi win-win solution.  Manfaat bagi Pemerintah Memiliki partner dalam menjalankan misi sosial dari pemerintah dalam hal tanggung jawab sosial. Dimensi Etika dalam Manajemen Etika adakah pandangan , keyakinan dan nilai akan sesuatu yang baik dan buruk, benar dan salah (Griffin) Etika Manajemen adalah standar kelayakan pengelolaan organisasi yang memenuhi kriteria etika. Nilai Personal sebagai standar Etika Nilai (Values) sendiri pada dasarnya merupakan pandangan ideal yang mempengaruhi cara pandang, cara berfikir dan perilaku dari seseorang.  Nilai Personal atau Personal Values pada dasarnya merupakan cara pandang, cara pikir, dan keyakinan yang dipegang oleh seseorangsehubungan dengan segala kegiatan yang dilakukannya  Nilai Personal terdiri dari nilai terminal dan nilai instrumental. Nilai terminal pada dasarnya merupakan pandangan dan cara berfikir seseorang yang terwujud melalui perilakunya, yang didorong oleh motif dirinya dalam meraih sesuatu. Nilai instrumental adalah pandangan dan cara berfikir seseorang yang berlaku untuk segala keadaan dan diterima oleh semua pihak sebagai sesuatu yang memang harus diperhatikan dan dijalankan.  Penelitian Empiris mengenai Nilai Terminal dan Nilai Instrumental (Kreitner,1992) Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-nilai terminal yang perlu untuk dimiliki adalah (1) kejujuran (2) tanggung jawab (3) kapabilitas (4) ambisi dan (5) independensi  Responden dari 220 manajer beranggapan bahwa nilai-nilai instrumental yang perlu dimiliki adalah (1) penghargaan terhadap pribadi (2) keamanan dan kesejahteraan keluarga pekerja (3) kebebasan dan kemerdekaan (4) dorongan untuk meraih sesuatu dan (5) kebahagiaan Konflik Nilai Konflik intrapersonal pada dasarnya terjadi umumnya di dalam individu dan antar individu.  Konflik individu-organisasi pada dasarnya merupakan konflik yang terjadi pada saat nilai yang dianut oleh individu berbenturan dengan nilai yang harus ditanamkan oleh perusahaan  Konflik antar Budaya pada dasarnya merupakan konflik antar individu maupun antara individu dengan organisasi yang disebabkan oleh adanya perbedaan budaya diantara individu yang bersangkutan atau juga organisasi yang bersangkutan Berbagai isu seputar etika manajemen Penggunaan obat-obatan terlarang Pencurian oleh Para Pekerja atau Korupsi Konflik Kepentingan Pengawasan Kualitas atau Quality Control Penyalahgunaan informasi yang bersifat rahasia Penyelewengan dalam pencatatan keuangan Penyalahgunaan penggunaan asset perusahaan Pemecatan tenaga kerja Polusi Lingkungan Cara bersaing dari Perusahaan yang dianggap tidak etis Penggunaan pekerja atau tenaga kerja di bawah umur Pemberian hadiah kepada pihak-pihak tertentu yang terkait dengan pemegang kebijakan. dan lain sebagainya  Model Penilaian Etika (Griffin,2002) Upaya perwujudan dan peningkatan etika manajemen Pelatihan etika Advokasi etika Kode Etik Keterlibatan Publik dalam Etika Manajemen Perusahaan Fungsi Perencanaan dan Pengambilan Keputusan Pengertian Perencanaan Perencanaan atau Planning adalah sebuah proses yang dimulai dari penetapan tujuan organisasi, menentukan strategi untuk pencapaian tujuan organisasi tersebut secara menyeluruh, serta merumuskan sistem perencanaan yang menyeluruh untuk mengintegrasikan dan mengkordinasikan seluruh pekerjaan organisasi hingga tercapainya tujuan organisasi (Robbins dan Coulter ,2002)  Perencanaan dapat dilihat dari 3 hal, yaitu proses, fungsi manajemen, dan pengambilan keputusan. (Ernie&amp;Kurniawan,2005)  Dari sisi proses, fungsi perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan bagaimana tujuan tersebut akan dicapai. Dari sisi fungsi manajemen, perencanaan adalah fungsi dimana pimpinan menggunakan pengaruh atas wewenangnya untuk menentukan atau merubah tujuan dan kegiatan organisasi. Dari sisi pengambilan keputusan, perencanaan merupakan pengambilan keputusan untuk jangka waktu yang panjang atau yang akan datang mengenai apa yang akan dilakukan, bagaimana melakukannya, bilamana dan siapa yang akan melakukannya, dimana keputusan yang diambil belum tentu sesuai hingga implementasi perencaan tersebut dibuktikan di kemudian hari.  Fungsi atau Manfaat dari Perencanaan Pengarah Organisasi Minimalisasi Ketidakpastian Minimalisasi inefisiensi sumber daya Penetapan Standar dalam Pengawasan Kualitas Persyaratan Perencanaan (Planning Requirements) Faktual dan Realistis Logis dan Rasional Fleksibel Komitmen Komprehensif atau menyeluruh Peran Tujuan dan Rencana dalam Proses Perencanaan Tujuan (Goals) pada dasarnya adalah hasil akhir yang diharapkan dapat diraih atau dicapai oleh individu, kelompok atau seluruh organisasi.  Rencana (Plans) adalah segala bentuk konsep dan dokumentasi yang menggambarkan bagaimana tujuan akan dicapai dan bagaimana sumber daya perusahaan akan dialokasikan, penjadualan dari proses pencapaian tujuan, hingga segala hal yang terkait dengan pencapaian tujuan Jenis-jenis Tujuan Berdasarkan jumlah Tujuan tunggal (single goals) dan Tujuan yang banyak (multiple goals)  Berdasarkan Kejelasan Tujuan yang dinyatakan (stated goals) dan rujuan yang aktual atau nyata (real goals)  Berdasarkan Keluasan dan Waktu Pencapaian Tujuan Strategis (strategic goals), Tujuan Taktis (tactical goals), dan Tujuan Operasional (operational goals) Jenis-jenis Rencana Berdasarkan Keluasan dan Waktu Pencapaian Rencana Strategis (Jangka Panjang), Rencana Taktis (jangka Menengah) dan Rencana Operasional (Jangka Pendek)  Berdasarkan Kejelasan Rencana Spesifik (Specific Plans) Rencana Direktif (Directive Plans)  Berdasarkan Frekuensi Penggunaan Rencana Sekali Pakai (single-use plans), dan Rencana yang dipergunakan secara terus-menerus (standing plans) Hubungan antara Rencana dan Tujuan Pendekatan dalam Penetapan Tujuan Pendekatan Tradisional (Traditional Goal Setting)  Pendekatan Manajemen Berdasarkan Sasaran/Tujuan (Management by Objectives)  Pendekatan Tradisional dalam Penetapan Tujuan Pendekatan MBO Kekuatan dan Kelemahan MBO Beberapa Alat Bantu perencanaan Bagan Arus (Flow Chart) Bagan Gantt (Gantt Chart) Jaringan PERT (PERT Network) dll  Contoh Bagan Arus (Flow Chart) Contoh Bagan Gantt Contoh Jaringan PERT Penyelesaian Masalah dan Pengambilan Keputusan Masalah vs Gejala “ if we fail to identify the problem, we will fail to solve the problem “ Penentuan faktor Penyebab Pendekatan dalam Penyelesaian Masalah Pengambilan Keputusan atas alternatif penyelesaian Masalah   Lingkungan dan Pengambilan Keputusan Keputusan pada saat Keadaan yang pasti (certainty) Keputusan pada saat Keadaan yang tidak pasti (uncertainty) Keputusan pada saat Keadaan mengandung resiko (risky condition) Proses Pengambilan Keputusan Tahapan Evaluasi Alternatif Keterbatasan dalam Pengambilan Keputusan Memperbaiki Keputusan Penggunaan Aturan terhadap Alternatif Keputusan Kriteria Prioritas, Kriteria Minimum  Pengujian Terhadap Berbagai Alternatif Keputusan  Pengambilan Keputusan secara berkelompok Teknik Curah Ide, Teknik Kelompok Nominal, Teknik Delphi,dll</p>
<p>dikutip dari: http://emerone.blogspot.com/2009/04/tanggung-jawab-sosialdan-etika.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=24&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/11/18/tanggung-jawab-sosial-manajer-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>morningggg, pee wee gaskin, killms !</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/28/morningggg-pee-wee-gaskin-killms/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/28/morningggg-pee-wee-gaskin-killms/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Aug 2009 00:26:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[my note as my diary :)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[baru bangun! hooammmmm, gw emang lagi gg sholat,gg puasa, jadinya bangunnya jam 6 an. oiya, kemaren gw liat pee wee gaskin di rcti, wueh&#8230; [ kok nyambung amat ya? hhe ] gw penasaran, kyk gimana sih lagu band yang di sukain temen2 gw sampe2 sodara gwpun juga ikut suka. as my honestly, gw sih blm [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=16&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>baru bangun! hooammmmm, gw emang lagi gg sholat,gg puasa, jadinya bangunnya jam 6 an. oiya, kemaren gw liat pee wee gaskin di rcti, wueh&#8230; [ kok nyambung amat ya? hhe ]</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-17" title="ol" src="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/ol.jpg?w=510" alt="ol"   />gw penasaran, kyk gimana sih lagu band yang di sukain temen2 gw sampe2 sodara gwpun juga ikut suka. as my honestly, gw sih blm pernah denger lagu2nya mereka kyk gimana.cuma tau nama doank.waktu sekolah denger, itu2..pee wee gaskin manggung di&#8230;.. ya gitu deh.</p>
<p>tapi pas gw liat orang2nya..mmmm gimana ya? itu yang namanya sansan as vocalis, gimana ya? kok gitu ya?keliatannya sok banget.okelah..gw hargain pertama, mungkin dy udah cukup punya nama di telinga anak2 muda indonesia.trus dochi.hueee bocah banget dy.murah senyum lagi.hhi&#8230;lucu aja liatnya.mending dy deh kmana2 dri pada sansan.</p>
<p>eh gg taunya pee wee nyanyi juga di situ.gw kira lagunya enak&#8230;gg taunya??? huaaaaa&#8230;.ampe bingung gw, enaknya dari mana???bingung, sungguh bingung&#8230;.udah sansan nyanyi gg jelas&#8230;.tau deh ah..langsung gw ganti aja deh tuh channelnya.abis males gw&#8230;.</p>
<p><img class="alignleft size-full wp-image-18" title="myu" src="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/myu.jpg?w=510" alt="myu"   /> oya, gw inget.katanya raka vierra mantan gitarisnya killms.trus gw pernah baca, kalo gg salah di majalah hai punya sodara gw, seinget gw, pokoknya pee wee gaskin itu msh da sangkut pautannya ama killing me inside.huehhh..penasaran gw. akhirnya gw browsing lewat hape, nyari2 tentang killms.gg taunya bener.hhehe..ketinggalan jaman banget ya gw.gw sih tau, killing me inside.sering denger,karna sering di omongin temen2 gw waktu sma.dan waktu itu juga gw sempet di jijilin ipod temen gw, yang isi lagunya tuh lagu metal semua&#8230;.yang drumnya kyk bedug sholat magrib, yang nyanyi gg jelas,cuma kedengeran tereak2 doank..hhahaha.dan disitu ada lagunya killms.pas gw denger,udah deh&#8230;ampun bang&#8230;gw gg ngerti lagunya apaan..hhahahaha&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=16&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/28/morningggg-pee-wee-gaskin-killms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/ol.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ol</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/myu.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">myu</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>back to junior high school ! oh no !!!! hahaahahahaha</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/back-to-junior-high-school-oh-no-hahaahahahaha/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/back-to-junior-high-school-oh-no-hahaahahahaha/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 09:24:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/?p=10</guid>
		<description><![CDATA[tadi ade sepupu gw baru pulang sekolah sekitar jam 12an. iseng2 akhirnya, gw minjem rok sekolahnya aja krna rok sekolahnya dy pendek. ya..maklum..gw khan gg pernah, pernah skali itu juga pas SD.hahahahahaha [ norak banget ya :p ] pas gw pake nyatanya, kaki gw emang kaki anak smp.wessss pendek abis..jadi malu gw.foto ama sepupu gw [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=10&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:right;"><img class="alignleft size-medium wp-image-12" title="Picture0256" src="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/picture02561.jpg?w=300&#038;h=187" alt="Picture0256" width="300" height="187" />tadi ade sepupu gw baru pulang sekolah sekitar jam 12an. iseng2 akhirnya, gw minjem rok sekolahnya aja krna rok sekolahnya dy pendek. ya..maklum..gw khan gg pernah, pernah skali itu juga pas SD.hahahahahaha [ norak banget ya :p ]</p>
<p style="text-align:right;">pas gw pake nyatanya, kaki gw emang kaki anak smp.wessss pendek abis..jadi malu gw.foto ama sepupu gw jadi kyk dewasaan ade sepupu gw yang smp di banding gw yang udah mau kuliah..hhahahahaha</p>
<p style="text-align:right;">tapi yah..namanya juga gw, gw khan paling gg betah sama yang namanya pake rok.huekk alergi banget dah pokoknya.:)</p>
<p style="text-align:right;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=10&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/back-to-junior-high-school-oh-no-hahaahahahaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/picture02561.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Picture0256</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>life is never flat ! [ so, bullshit ! ]</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/life-is-never-flat-so-bullshit/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/life-is-never-flat-so-bullshit/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 03:58:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[katanya, LIFE IS NEVER FLAT ! preet ! terkadang gw mau nyoba semua kegiatan yang emang gw mau coba tapi itu dilarang ama nyokap. gw pengen nyoba, traveling..jalan2 bawa kamera LDR, jepret sana sini,backpacking, ketemu orang-orang baru.tapi nyata gg pernah bisa dan gg akan bisa kayaknya.gw mau bebas, tapi bukan berarti liar.gak. gw tau, gw [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=5&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="alignleft size-medium wp-image-8" title="6049_1132309593360_1395873845_30454543_6894536_n" src="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/6049_1132309593360_1395873845_30454543_6894536_n1.jpg?w=225&#038;h=300" alt="6049_1132309593360_1395873845_30454543_6894536_n" width="225" height="300" />katanya, <strong>LIFE IS NEVER FLAT</strong> ! preet !</p>
<p style="text-align:center;">terkadang gw mau nyoba semua kegiatan yang emang gw mau coba tapi itu dilarang ama nyokap. gw pengen nyoba, traveling..jalan2 bawa kamera LDR, jepret sana sini,backpacking, ketemu orang-orang baru.tapi nyata gg pernah bisa dan gg akan bisa kayaknya.gw mau bebas, tapi bukan berarti liar.gak.</p>
<p style="text-align:center;">gw tau, gw anak cewe satu-satunya.apalagi gw anak pertama.iya, gw tau.kadang gw suka berandai-andai kapan gw bisa jadi si ini, yang bisa kemana-mana sesuka hati.ntah gw gg tau dia dapet ijin atau gg dari nyokap bokapnya buat pergi ke sana sini, tapi gw suka aja ngeliatnya.yah..berbahagialah buat orang yang bisa ngerasain itu semua.</p>
<p style="text-align:center;">gw suntuk.bener-bener lagi suntuk.percuma juga gw punya cowok, tapi gak bisa bikin gw ketawa, haha hihi&#8230;bisa ngeregangin smua otot muka yang tegang akibat mikir ini itu.</p>
<p style="text-align:center;">gw tau, gw yakin, nyokap gw lebih stress dari gw. dy muter otak bagaimana anak-anaknya bisa tetep hidup, bisa tetep sekolah, bisa tetep jajan yang mereka mau, bisa tetep maen tanpa harus mikir bokap lagi gimana.oke, gw yakin itu. keliatan dari semua raut muka nyokap yang capek ngurusin bokap kena stroke, yang capek ngurusin gw dan adek2 gw yg susah-susah di aturnya.capek ngurusin semua urusan rumah tangga, mulai dari nyuruh pembantu masak ini itu, ngambil duit bokap ke atm, bayar ini itu, ngatur pengeluaran,pokoknya semuanya&#8230;..</p>
<p style="text-align:center;">tapi gw juga pusing,,,pusing gw kayaknya gg pernah bener di mata nyokap.selalu dicurigain..apa enak kayak gitu? gw bingung mau cerita ama syapa, dimna, gw bener2 bingung.mau cerita ama pacar? percuma&#8230;.di mata dy, cuma gw lah satu-satunya orang yang patut dan pantes di salahkan.yap! apa itu yang dinamakan seorang pacar??</p>
<p style="text-align:center;">Allah..aku berharap, ini semua berakhir <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  amin&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=5&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/life-is-never-flat-so-bullshit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/6049_1132309593360_1395873845_30454543_6894536_n1.jpg?w=225" medium="image">
			<media:title type="html">6049_1132309593360_1395873845_30454543_6894536_n</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>odod! this my third blogs!</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/odod-this-my-third-blogs/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/odod-this-my-third-blogs/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 01:02:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[love love]]></category>
		<category><![CDATA[never !]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/odod-this-my-third-blogs/</guid>
		<description><![CDATA[this is my third blogs ! awesome !!! gw gg pernah ngurusin blog2 gw di livejournal atopun blogspot. kok lola gitu kyknya..trus ribet juga..hhe&#8230;hufffhhhh semoga dengan adanya blog ini, gw jadi lebih bisa nyurahin seluruh isi hati gw.yippie&#8230;. lagi di depok nih&#8230;.. di rumahnya sepupu gw, rara. gw seneng sih disini. banyak sodara perempuannya. emangnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=4&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/picture0154.jpg?w=510" alt="arwwwkkkkkk !!!!" title="arwwwkkkkkk !!!!"   class="alignleft size-full wp-image-3" /> this is my third blogs ! awesome !!! gw gg pernah ngurusin blog2 gw di livejournal atopun blogspot. kok lola gitu kyknya..trus ribet juga..hhe&#8230;hufffhhhh semoga dengan adanya blog ini, gw jadi lebih bisa nyurahin seluruh isi hati gw.yippie&#8230;.</p>
<p>lagi di depok nih&#8230;.. di rumahnya sepupu gw, rara. gw seneng sih disini. banyak sodara perempuannya. emangnya di rumah&#8230;gw maennya ama yang batangan mulu..bosen gw, mau cerita2 ama siapa juga gak bisa gw.tapi kalo di rumah ada pelipur lara gw, adek gw yang paling kecil, fatih <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . kadang ngegemesin, kadang ngeselin.</p>
<p>segini aja deh buat openingnya! okok? <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>seeing in 2nd monoschope <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=4&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/odod-this-my-third-blogs/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ufhamonoschope.files.wordpress.com/2009/08/picture0154.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">arwwwkkkkkk !!!!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/hello-world/</link>
		<comments>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2009 00:37:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ufhamonoschope</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[this is my third blogs. welcome and enjoying my blog<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=1&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>this is my third blogs. welcome and enjoying my blog <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ufhamonoschope.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ufhamonoschope.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ufhamonoschope.wordpress.com&amp;blog=9190838&amp;post=1&amp;subd=ufhamonoschope&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ufhamonoschope.wordpress.com/2009/08/27/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/94960209ec6427a9fb6f8af45a15f8e1?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">ufhamonoschope</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
